Rabu, 08 Februari 2017

Free Fall Lifeboat release at Sea Anchorage



Real situation when Lifeboat Drill carried out on board.
Result of drill are all crew familiar with their duties & full of responsibility.

Kamis, 02 Februari 2017

Bagan Pemisah Lalu Lintas Laut

Bagan Pemisah Lalu Lintas Laut atau sering disebut dengan Traffic Separation Scheme (TSS) itu merupakan salah satu aturan yang tercantum di IMO Collision Regulation 1972.
Aturan ini berfungsi untuk mengatur jalur pelayaran yang dilewati kapal berlainan arah dengan alur yang tidak begitu lebar. Contoh alur yang menggunakan TSS ini yaitu di Selat Malaka sampai dengan Selat Singapura. Alur ini terkenal paling sibuk di dunia untuk sekarang ini. Sebelum kita masuk alur ini kita harus berkomunikasi dengan Vessel Traffic Information Service (VTIS) sesuai dengan alur yang akan lewati pertama kali.
Biasanya VTIS menanyakan draught, air draught, destination, & any dangerous on board. Setelah menanyakan itu VTIS memberikan saran untuk tetap berhati-hati & agar selalu comply with Collision Regulation '72. Jangan lupa untuk menyalakan 3 lampu tegak keliling pada waktu malam hari agar kapal lain yang berada di alur mengetahui bahwa kapal kita akan masuk ke alur juga.
Mari kita lihat tempat dimana kita harus melapor ke VTIS. Seperti tertera pada gambar dibawah, kita harus melapor ke VTIS sesuai dengan Sector yang akan kita lalui.


Ketika akan melewati Singapore Strait mungkin kita akan diminta berkomunikasi secara intens dengan VTIS, karena di daerah ini ada begitu banyak pergerakan keluar masuk kapal dari/ke pelabuhan - pelabuhan di Singapura.



Cara komunikasi dengan VTIS per Sector menggunakan channel VHF sesuai dengan frekuensi saluran nya masing-masing.














Ujung Selatan Benua Asia

Kami berlayar menuju pelabuhan Belawan selalu melewati Selat Malaka. Seperti biasa di waktu pagi hari, Nakhoda pergi ke anjungan untuk menanyakan kapal akan tiba di hari apa & jam berapa. Selesai menghitung perkiraan kapal tiba, kemudian saya diberi perintah untuk mengirim berita informasi mengenai kedatangan kapal ke kantor operasional lewat satelit email. Setelah melihat posisi kapal terakhir di peta, Nahkoda tiba-tib bercerita tentang asal-asal usul Tanjung Piai. Beliau bercerita bahwa Tanjung Piai merupakan daratan paling ujung selatan dari Benua Asia.


Ditemukan oleh Sir St. John dari Inggris ketika dahulu bangsa Eropa berkelana mencari rempah - rempah di daratan Asia. Beliau yang pernah mengunjungi tempat ini secara langsung juga mengatakan bahwa di daerah itu didirikan sebuah Monumen untuk menghargai jasa - jasa Sir St. John yang telah menemukan daerah tersebut.

Kamis, 19 Januari 2017

Pencarian Nomor Peta Pelabuhan Tujuan


Gimana yaa cara mencari peta untuk pelabuhan yang belum pernah di singgahi sebelumnya ?
Saya akan memberi sedikit cara agar mudah dalam mencarinya.
Pertama, cari Chart Catalogue yang biasanya tersimpan di Chart Locker kapal.


Kedua, cari halaman dengan judul Limit of Admiralrty Chart Indexes.


Ketiga, lihat dinegara mana pelabuhan yang dituju tersebut berada. Misalnya Pelabuhan Map Tha Put, pelabuhan ini berada di negara Thailand dengan kode page I2.


Ketiga, buka page I2 & cari letak posisi pelabuhan Map Tha Put di page tersebut.


Terakhir, setelah dicari maka akan ditemukan tulisan Map Tha Phut Industrial Port 3724, dengan maksud nomor BA Chart untuk pelabuhan khusus Map Tha Put yakni 3724.










Rabu, 18 Januari 2017

Pemberi Kabar dari Lautan


Kalau saja alat ini tidak mengalami kerusakan, mungkin saya juga engga akan terpikir untuk membuka & mengutak-atik tabung berbentuk setengah silinder yang biasanya berada di atas anjungan kapal niaga.
Alat ini bernama Sailor Thrane & Thrane.
Fungsinya yakni sebagai satelit pengirim berita dari kapal ke kantor pusat operasional. Biasanya berita dari kapal berupa email yang berisi informasi tentang posisi kapal, kecepatan, cuaca, dan pelabuhan tujuan.


Dulu sebelum ada satelit pengirim ini, biasa nya kapal menggunakan Inmarsat. Next time, saya akan bahas Inmarsat dan alat-alat komunikasi lain yg berada diatas kapal.

Pontianak 'Kota Khatulistiwa'


Selamat Pagi,
Setelah sekian hari berlayar, Alhamdulilah pagi ini aku & tim telah tiba di kota Pontianak. Kota ini terletak di sebelah barat pulau Kalimantan, lebih tepatnya pada bagian ekornya. Setibanya di ambang luar Sungai Kapuas Kecil, kami disambut dengan hangat nya sinar matahari yang mulai muncul dari ufuk timur. Untuk menuju ke tempat berlabuh jangkar yang dekat dengan kota, dibutuhkan waktu sekitar 2 jam untuk menyusuri sungai tersebut.
Setelah memakan waktu 2 jam kami akhirnya tiba di tempat berlabuh yang diijinkan. Kebetulan kami berlabuh jangkar tepat di sebelah Tugu Khatulistiwa.
Beruntung bisa mengabadikan momen ini. Hari menjelang siang, matahari mulai naik ke tempat teratasnya. Panas nya sinar matahari sangat terik. Benar-benar ciri khas Kota Khatulistiwa yang tak tergantikan.
Sekian catatan dariku yang sekejap ini, semoga suatu saat bisa kembali kesini lagi.